Sejarah Trans Studio Bandung dan Kawasan Wisata Terpadu di Dalamnya
Sejarah Trans Studio Bandung yang merupakan salah satu dari
beberapa kawasan wisata Terpadu di Indonesia ini, sesuai namanya,
dimiliki oleh perusahaan Trans Corporation. Lokasi wisata tersebut
berdiri di areal Bandung Supermal (BSM) dan merupakan kawasan wisata
kedua yang dibangun oleh Trans Corporation setelah sebelumnya sukses
mendirikan Trans Studio Resort Makassar yang dibuka untuk umum pada
tahun 2008. Klaim dari pihak Trans adalah bahwa Trans Studio Bandung
memiliki wahana-wahana yang menawarkan berbagai macam pengalaman
petualangan yang tidak kalah seru dan menegangkan jika dibandingkan
dengan wahana yang ada di Trans Studio pendahulunya di Makassar. Area
yang digunakan oleh kawasan wisata Trans Studio Bandung ini memiliki
luas 4,2 hektar, dimana investasi yang ada di dalamnya mencapai sebuah
angka fantastis sebesar 2 triliun Rupiah dan membuatnya menjadi kawasan
hiburan yang paling luas dan paling lengkap di daerah Bandung.
Sejarah Berdirinya Trans Studio di Makassar dan Bandung
Sejarah Trans Studio Bandung tidak akan pernah ada jika
sebelumnya Trans Studio Resort Makassar tidak menjadi sebuah wahana yang
sukses. Awalnya, Trans Studio Resort Makassar terinspirasi oleh
wahana-wahana serupa di luar negeri seperti misalnya Universal Studio,
Disney Resort, dan Movie World milik Warner Bros. Yang
mendiferensiasikan Trans Studio dengan wahana-wahana yang telah disebut
barusan adalah Trans Studio merupakan wahana wisata yang berada di dalam
ruangan. Setelah melalui berbagai macam proses riset dan pendesainan,
pendahulu sejarah Trans Studio Bandung ini baru diresmikan untuk umum
pada tanggal 2 September 2009 setelah mulai direncanakan sekitar dua
tahun sebelumnya. Awalnya, proyek Trans Studio Resort Makassar ini
selain untuk bersaing dengan wahana serupa adalah demi membuat seluruh
mata yang ada di Indonesia dapat mengalihkan pandangan mereka dari pulau
Jawa untuk sementara dan mengagumi keindahan-keindahan yang mampu
disuguhkan oleh Indonesia bagian Timur.
Melihat kesuksesan Trans Studio Resort Makassar inilah yang menyulut api
mimpi Chairul Tanjung yang saat itu menjabat sebagai komisaris dari
Trans Corporation untuk menuliskan sejarah Trans Studio Bandung demi
menjamin bahwa anak-anak dan keluarga Indonesia mendapatkan sebuah
tempat dimana mereka bisa bersenang-senang dan melepas penat dari
rutinitas mereka sehari-hari. Bandung kemudian dipilih sebagai tempat
kedua yang cocok menjadi tuan rumah bagi kawasan wisata terpadu Trans
Studio ini. Meski tidak dapat dikonfirmasi, ada beberapa kabar yang
mengatakan bahwa Bandung terpilih karena lokasinya yang amat strategis.
Ketika didirikan, pihak Trans Corporation sudah menetapkan target
pengunjung, dimana mereka memperhitungkan bahwa pengunjung tidak hanya
wisatawan dalam negeri, tetapi juga wisatawan luar. Target yang
ditetapkan ini membuat Trans Studio Bandung yang baru berdiri harus
mampu bersaing melawan beberapa lawan yang tangguh seperti Genting
Highlands maupun Resort World Sentosa yang sudah duluan tersohor di
dunia internasional.
Area-Area di Sekitar Trans Studio Bandung
Sejarah Trans Studio Bandung juga tidak akan lepas dari Bandung Supermal
(BSM) yang kini telah “dicaplok” secara keseluruhan dan merubah namanya
menjadi Trans Studio Mall (TSM), serta beberapa tempat lainnya seperti
misalnya Trans Luxury Hotel – sebuah hotel bintang 6 – dan Ibis Hotel
Bandung di bidang perhotelan dan Mega Tower yang merupakan kantor pusat
Bank Mega di Bandung dalam bidang perbankan. Area di dalam wilayah Trans
Studio Bandung juga nampaknya sudah ada dari awal dimulainya sejarah
Trans Studio Bandung sudah dibagi menjadi tiga bagian dengan wahananya
mengikuti tema, yaitu:
- Studio Central, yang merupakan gabungan dari:
- Yamaha Racing Coaster
- Dunia Anak
- Super Heroes 4D The Rides
- Science Center
- Dunlop Trans Car Racing
- Sibolang
- Indosat Galaxy Vertigo
- Giant Swing, dan
- Teater Trans City
- Magic Corner, bagian yang memiliki tema sihir sesuai namanya dan terdiri dari:
- Negeri Raksasa
- Special Effect Action Show
- Balck Heart’s Pirate Ship
- Dunia Lain
- Dragon Raiders
- Lost City, sebuah bagian dengan tema petualangan yang wahananya adalah:
- Jelajah
- Amplitheater
- Kong Climb
Salah satu bagian terpenting dalam sejarah Trans Studio Bandung adalah
ketika Kawasan Wisata Trans Studio Bandung ini diresmikan oleh Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono. Rentetan acara yang turut menyambut lahirnya
Trans Studio Bandung dengan berbagai macam kesenian dan pertunjukkan
khas Indonesia. Pertunjukkan pertama yang dimainkan ialah pertunjukkan
drama kolosal dengan judul Legenda Putra Mahkota, sebuah drama kolosal
yang mampu bersaing di kancah internasional melalui aksi para pemain dan
aksi sirkus yang tiba-tiba muncul membuat hati para penonton
terkagum-kagum. Pertunjukkan yang membutuhkan waktu 1 minggu panjang ini
awalnya bertujuan untuk menyambut Presiden RI pada masa itu.
Setelah selesai dengan pertunjukkan pertama, acara dilanjutkan dengan
sebuah pertunjukkan yang bertujuan memamerkan kemampuan Trans
Corporation untuk menciptakan efek khusus dalam film-film aksi.
Penampilan kedua ini dinilai cukup hebat dengan adanya stuntman yang
kemampuannya di atas rata-rata dan merupakan seorang yang profesional.
Pertunjukkan ketiga adalah pertunjukkan parade dan permainan laser,
pertunjukkan yang hanyalah sebuah modifikasi dari parade-parade yang
biasa kita saksikan. Parade ini dimulai pada pukul 2 siang lewat
beberapa menit dan dikhususkan untuk RI-1 sebagai tanda terima kasih
karena telah menyempatkan datang ke acara tersebut. Pertunjukkan parade
yang mampu disaksikan oleh umum baru dimulai pada pukul 5 sore yang juga
menandakan berakhirnya sejarah Trans Studio Bandung.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar